Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2026

Cermin Jiwa Cinta Nala Gareng

Gambar
Oleh: Temu Sutrisno Cinta kasih adalah peraturan jiwa dua anak manusia. Pasangan adalah cermin jiwa dari pasangannya. Hari itu, Dusun Karangtumaritis tidak seperti biasanya. Gamelan bertalu-talu membawakan gending Kebo Giro yang rancak. Suasana sangat ramai. Janur kuning melengkung di depan rumah Kyai Semar Badranaya. Hari ini adalah hari bersejarah bagi anak tertua Semar: Nala Gareng resmi meminang Dewi Sariwati, putri cantik jelita dari Kerajaan Salarengka. Di dalam kamar pengantin, Gareng sedang mematut diri di depan cermin. Ia memandangi bayangannya dengan gugup. Kakinya yang pincang gemetar, tangannya yang cèko (bengkok) sibuk merapikan kain jarik, dan matanya yang juling mencoba fokus melihat rangkaian bunga melati yang mengalung di lehernya. "Duh, Gusti... apa aku sudah pantas bersanding dengan putri raja?" bisik Gareng cemas. Wajahnya yang biasanya penuh canda, kini tegang dan berkeringat dingin. Pintu tiba-tiba terbuka. Petruk masuk sambil membawa nampan berisi wedan...

Duka Asmara di Bukit Kiskenda

Gambar
Oleh: Temu Sutrisno Di bawah naungan pohon-pohon besar yang memeluk tebing Gua Kiskenda, Dewi Tara duduk terpaku. Angin hutan bertiup membawa aroma tanah basah, namun tidak mampu menyejukkan hatinya yang terbakar api kerinduan sekaligus ketakutan. Di hadapannya, sebongkah batu raksasa menutup rapat mulut gua. Di balik batu itulah, separuh jiwanya terperangkap. Bukan oleh batu, melainkan oleh takdir yang kejam. Tara mencintai Sugriwa. Cinta mereka bukanlah cinta yang lahir dari mandat kerajaan atau perjodohan para dewa. Cinta itu tumbuh dari ketulusan. Sugriwa adalah kelembutan di tengah kerasnya dunia wanara. Tatapan matanya selalu menenangkan Tara, dan pelukannya adalah satu-satunya tempat di mana Tara merasa aman. Namun, kedamaian itu hancur ketika raksasa Lembusura datang membawa petaka. Subali, sang kakak yang memiliki kesaktian tiada tanding, mengejar raksasa itu masuk ke dalam gua. Sugriwa setia menjaga di luar, memegang janji sehidup semati. Tara ingat betul bagaimana malam itu ...