Menambang Sejahtera Beroleh Bencana
Oleh: Temu Sutrisno Sulawesi Tengah kini berada di persimpangan jalan yang genting. Di satu sisi, wilayah ini dielu-elukan sebagai episentrum baru pertumbuhan ekonomi nasional berkat cadangan nikel dan emas yang melimpah. Investasi raksasa mengalir deras, memacu pembangunan kawasan industri smelter masif yang menjanjikan kesejahteraan instan. Namun, di balik angka statistik pertumbuhan yang fantastis, terdapat realitas kelam yang harus dibayar mahal oleh masyarakat lokal. Jargon "sejahtera" yang digaungkan terbukti kontradiktif dengan kerusakan bentang alam yang masif. Eksploitasi hutan secara brutal untuk konsesi nikel serta maraknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) telah merobek daya dukung lingkungan. Sulawesi Tengah kini rutin memanen rentetan bencana hidrometeorologi kedaruratan tinggi, mulai dari banjir bandang merusak hingga tanah longsor yang berulang kali merenggut nyawa. Karpet Merah Pemicu Bencana Hilirisasi industri nikel memerlukan ruang daratan yang luas untu...