Melindungi Pekerja di Tengah Gejolak Ekonomi
Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei semestinya tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Momentum ini harus menjadi pengingat bahwa pekerja adalah fondasi utama roda ekonomi nasional. Di pabrik, pelabuhan, tambang, perkebunan, perkantoran, hingga sektor digital, tenaga merekalah yang menjaga produksi tetap berjalan. Karena itu, ketika dunia menghadapi gejolak ekonomi akibat konflik geopolitik, perang dagang, krisis energi, dan perlambatan pertumbuhan global, nasib pekerja dan keluarganya adalah pihak pertama yang patut mendapat perhatian. Gejolak ekonomi sekecil apa pun kerap berujung pada tekanan besar bagi pekerja. Ketika harga bahan baku naik, perusahaan menekan biaya produksi. Saat pasar melemah, langkah efisiensi dilakukan. Terlalu sering, efisiensi itu diterjemahkan sebagai pengurangan tenaga kerja, pembekuan upah, penghapusan tunjangan, atau memperluas sistem kerja kontrak dan alih daya. Tenaga kerja menjadi korban paling rentan dari kebijakan ekon...