Postingan

Menata Ulang Prioritas APBD

Gambar
   Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sejatinya adalah cermin arah pembangunan dan keberpihakan pemerintah kepada publik. Karena itu, ketika belanja pegawai dalam APBD Kota Palu tahun 2026 mencapai Rp913 miliar atau 52,86 persen dari total belanja Rp1,72 triliun, ada pertanyaan serius soal arah pembangunan daerah. Hal yang sama juga terjadi dalam APBD Kabupaten Sigi. Belanja pegawai APBD Sigi tahun 2026 menghadapi tantangan berat karena telah menembus 54,8 persen. APBD Donggala juga menyusut drastis dari Rp1,5 Triliun menjadi Rp1 Triliun akibat pemotongan dana transfer pusat. APBD Donggala yang sebelumnya sekitar Rp1,5 triliun menyusut menjadi Rp1 triliun, setelah dana transfer dari pusat dipotong sekitar Rp400 miliar lebih. Tak pelak hal itu juga berimbas pada belanja pegawai dan program pembangunan. APBD Provinsi Sulawesi Tengah 2026 Rp 4.827,92miliar dari sisi pendapatan dan Rp 4.930,72 miliar dari sisi belanja. Belanja terbesar untuk Pegawai Rp 2.320,01 miliar a...

Awas! BBM Naik, Rakyat Tercekik

Gambar
Di tengah gejolak energi global yang dipicu konflik berkepanjangan di kawasan Timur Tengah, wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri patut dipertimbangkan secara hati-hati.  Kebijakan Pemerintah tidak menaikkan harga BBM saat ini patut diapresiasi. Langkah tersebut tetap diambil dengan mempertimbangkan ekonomi masyarakat, meskipun beberapa kelompok dan tokoh nasional mendesak menaikkan BBM dengan alasan menyelamatkan keuangan negara. Indonesia, sebagai negara dengan struktur ekonomi yang masih rentan terhadap guncangan eksternal, tidak dapat serta-merta mengadopsi kebijakan yang berpotensi memperberat beban masyarakat. Kenaikan BBM dalam situasi ekonomi yang berfluktuasi bukanlah pilihan bijak, melainkan langkah yang berisiko memperdalam tekanan sosial-ekonomi. Sejak beberapa waktu terakhir, kebijakan efisiensi anggaran yang ditempuh pemerintah telah berdampak pada melambatnya perputaran uang di masyarakat. Aktivitas ekonomi, terutama di sektor riil, menunjukk...

Ketegasan pada Israel: Keharusan Moral dan Konstitusional

Gambar
Duka kembali menyelimuti tanah air. Belum kering air mata atas gugurnya Praka Dua Farizal Rhomadhon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan di Lebanon Selatan, kabar buruk kembali datang dari El Addaiseh. Pada Jumat (3/4/2026), tiga lagi personel penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi UNIFIL terluka akibat ledakan di tengah operasi militer Israel yang kian membabi buta. Statistik ini bukan sekadar angka. Ini adalah alarm keras. Dalam kurun waktu satu minggu, Indonesia kehilangan tiga putra terbaiknya dan mencatat delapan prajurit yang terluka. Realitas pahit ini membawa kita pada satu kesimpulan mendasar: retorika diplomatik "keprihatinan mendalam" saja tidak lagi cukup. Pemerintah Indonesia harus mengambil langkah yang jauh lebih progresif dan tegas di panggung internasional untuk menekan Israel. Kita harus menyadari bahwa serangan berulang terhadap pasukan PBB bukan lagi sebuah "kecelakaan operasional" atau collateral...

Ekonomi Kebencian dalam Industri Media di Era Digital

Gambar
Oleh: Temu Sutrisno   Lanskap media kontemporer telah mengalami pergeseran tektonik. Jika dahulu informasi dianggap sebagai komoditas berharga karena akurasinya, hari ini informasi sering kali hanyalah kendaraan untuk sekadar menarik perhatian. Di tengah hiruk-pikuk jagat digital, muncul sebuah fenomena yang mengkhawatirkan, Ekonomi Kebencian (Hate Economy). Muncul sebuah ekosistem di mana kemarahan, polarisasi, dan kebencian bukan sekadar residu sosial, melainkan bahan bakar utama yang bernilai ekonomi tinggi. Dalam model bisnis media digital yang mengandalkan perhatian (attention), klik adalah mata uang. Sayangnya, algoritma platform digital tidak memiliki kompas moral;   hanya mengenali intensitas interaksi. Di sinilah kebencian menjadi instrumen paling efektif untuk memanen keuntungan.   Clickbait dan Ekonomi Perhatian Inti dari ekonomi kebencian adalah eksploitasi psikologi manusia melalui teknik clickbait. Media online (dan juga media sosial berbaju pers) be...

Bregegeg, Ugeg-Ugeg, Hmel-hmel, Sak Dulito, Langgeng

Gambar
 Oleh : Temu Sutrisno (Wakil Sekretaris Paguyuban Kesenian Eko Wandowo Sulawesi Tengah) ​Pernahkah Anda meresapi pementasan wayang kulit? Di balik hiruk-pikuk peperangan dan gemerlap istana, hadir sosok sederhana yang kerap memancing tawa namun bicaranya sarat akan hakikat kehidupan. Dialah Semar, atau Kyai Badranaya, yang diyakini sebagai pengejawantahan Betara Ismaya. Meski bukan raja maupun ksatria, Semar adalah pamomong sejati, penasihat spiritual bagi para ksatria. Dari kesederhanaan sosok inilah lahir pitutur luhur (nasihat mulia) yang melampaui zaman. ​Salah satu ajarannya yang paling ikonik adalah, “Bregegeg, Ugeg-Ugeg, Hmel-hmel, Sak Dulito, Langgeng.” ​Secara harfiah, pitutur ini bermakna: daripada diam termenung ( bregegeg ), lebih baik mulai bergerak atau berikhtiar ( ugeg-ugeg ). Hasil dari usaha itu, meski hanya sesuap nasi atau sedikit rezeki ( hmel-hmel, sak dulito ), jika dijalani dengan ketulusan dan syukur, akan menghadirkan keberkahan yang abadi ( langgeng...

Jahe, Superfood untuk Imunitas dan Kesehatan

Gambar
Jahe telah lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional yang digunakan di berbagai negara, terutama di Asia. Rimpang yang memiliki rasa pedas dan hangat ini ternyata bukan sekadar bumbu dapur, tetapi termasuk superfood karena mengandung senyawa aktif seperti gingerol dan shogaol yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berbagai penelitian modern juga membuktikan bahwa jahe memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, serta mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berikut manfaat jahe untuk kesehatan yang dirangkum dari berbagai sumber: 1. Meredakan Mual Salah satu manfaat jahe yang paling terkenal adalah meredakan mual dan muntah. Kandungan gingerol dalam jahe terbukti efektif mengurangi mual akibat mabuk perjalanan, efek samping kemoterapi, hingga morning sickness pada ibu hamil. National Institutes of Health di Amerika Serikat menyebutkan bahwa jahe merupakan salah satu herbal yang paling banyak diteliti untuk mengatasi mual dan gangguan pencernaan. Jahe bekerja dengan mempercep...