Mewaspadai Alarm Karhutla Avolua
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, bukan sekadar peristiwa kebakaran biasa. Ini adalah alarm keras bagi semua pihak—pemerintah, aparat, dan terutama masyarakat—tentang rapuhnya kesiapsiagaan kita menghadapi ancaman kebakaran di tengah ketidakpastian cuaca di Sulteng. Di antara mendung dan hujan tak menentu, sering cuaca berubah panas secara ekstrem. Api yang hingga kini belum sepenuhnya padam, bahkan telah mendekati permukiman warga, masjid, dan sekolah, menunjukkan betapa cepatnya kebakaran dapat berubah menjadi bencana kemanusiaan. Jarak titik api yang hanya sekira 200 meter dari rumah warga, seharusnya cukup untuk membuat kita semua waspada dan tidak menganggap enteng persoalan ini. Upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas gabungan bersama masyarakat patut diapresiasi. Namun, kejadian ini juga mengungkap fakta penting: pencegahan masih jauh lebih lemah dibandingkan penanganan. Padahal, pemerintah kec...