Menyelamatkan Pers dari Jeratan Churnalisme
Oleh: Temu Sutrisno Pers sering diagungkan sebagai pilar keempat demokrasi. Di atas pundaknya, masyarakat menggantungkan harapan akan lahirnya pengawasan yang objektif, independen, dan kritis terhadap pemegang kekuasaan, baik pemerintah maupun korporasi. Namun, jika kita mencermati lanskap media massa hari ini, ada pergeseran memprihatinkan yang pelan-pelan menggerogoti marwah tersebut. Pers yang idealnya bertindak sebagai watchdog (anjing pengawas) kini kian melunak, bahkan terkadang lebih nyaman melakoni peran sebagai lapdog (anjing pangkuan) kekuasaan dan pemilik modal. Tiga fenomena utama yang menjadi kompor pemantik merosotnya independensi ini adalah maraknya jurnalisme rilis, jurnalisme pujian, dan jurnalisme partisan. Ketiganya bukan sekadar pelanggaran etika ringan, melainkan penyakit struktural yang mengikis fungsi kontrol sosial media, membelah publik, dan meruntuhkan kepercayaan terhadap pers. Churnalisme dan Pendangkalan Berita Istilah churnalisme pertama kali...