Reposisi Wayang dalam Kebudayaan di Tengah Industrialisasi Hiburan
Oleh: Temu Sutrisno Hari Wayang Nasional yang diperingati setiap tanggal 7 November, bukan sekadar perayaan seremonial terhadap warisan budaya masa lalu, melainkan momentum refleksi yang krusial. Di tengah gempuran industrialisasi hiburan global yang serba cepat, masif, dan berbasis teknologi digital, eksistensi wayang menghadapi tantangan eksistensial yang tidak ringan. Pertunjukan wayang tradisional yang kerap menuntut durasi semalam suntuk kini semakin terpinggirkan oleh algoritma media sosial, gim daring beresolusi tinggi, dan berbagai bentuk pop culture transnasional yang lebih instan merengkuh perhatian generasi muda. Namun, menganggap wayang sebagai kesenian yang "kedaluwarsa" adalah sebuah kekeliruan diagnosis. Masalah utamanya bukan hilangnya substansi nilai luhur wayang, melainkan ketidakselarasan antara format penyajian masa lalu dengan cara pandang serta ritme hidup masyarakat modern. Oleh karena itu, mengembalikan wayang sebagai pesan positif kebudayaan di tengah...