Pitutur Luhur: Melik Nggendong Lali
Oleh: Temu Sutrisno (Wakil Sekretaris Paguyuban Kesenian Eko Wandowo Sulawesi Tengah) Dalam perjalanan hidup orang Jawa, banyak sekali ungkapan yang mengandung nasihat mendalam. Salah satu yang cukup dikenal adalah Melik Nggendong Lali. Ungkapan ini memang sudah jarang terdengar di zaman sekarang, tetapi bukan berarti maknanya hilang. Justru di tengah kehidupan modern yang serba cepat, falsafah ini terasa semakin penting untuk diingat kembali. Secara harfiah, kata melik berarti keinginan yang sangat kuat untuk memiliki sesuatu. Keinginan itu bukan sekadar ingin, tetapi sudah mengarah pada rasa tamak dan tidak mau melepaskan. Kata nggendong berarti membawa atau memikul dengan erat, seolah-olah sesuatu itu sudah menyatu dengan diri. Sedangkan lali berarti lupa. Jika tiga kata ini disatukan, maknanya menjadi sebuah peringatan: ketika manusia terlalu besar hasratnya untuk memiliki sesuatu dan terus “menggendong” keinginan itu, maka ia bisa kehilangan kejernihan pikiran dan akhirnya lupa pa...