Hancur karena Pesta
Oleh : Temu Sutrisno Di tengah konstelasi global yang membuat ekonomi pasang surut, banyak daerah di Indonesia sedang menghadapi tekanan fiskal yang tidak ringan. Defisit anggaran membayangi, penerimaan daerah tidak selalu sesuai target. Sementara pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi dan melakukan penyesuaian terhadap sejumlah dana transfer ke daerah. Dalam situasi seperti ini, publik tentu berharap para pemimpin daerah menunjukkan kepekaan, kehati-hatian, dan kemampuan mengelola prioritas. Ada yang berteriak keras pada pemerintah pusat. Ada yang kreatif menyesuaikan anggaran. Namun ada juga kepala daerah yang menganggarkan kendaraan mewah. Ada pula yang rajin melakukan perjalanan ke luar negeri, menggelar perayaan besar, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan seremonial yang menghabiskan energi serta sumber daya. Tidak jarang pula kegiatan tersebut dikaitkan dengan organisasi tertentu yang memiliki kedekatan dengan lingkar kekuasaan, bahkan organisasi yang dipimpin ang...