Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Hantu itu Bernama Desil

Gambar
Oleh: Temu Sutrisno   Bagi sebagian besar masyarakat miskin di negeri ini, ancaman terbesar terhadap kelangsungan hidup mereka hari ini tidak lagi semata berwujud lonjakan harga bahan pokok atau bayang-bayang inflasi. Tetapi sebuah instrumen statistik abstrak yang bernama desil. Sebuah skema pemeringkatan kesejahteraan yang mulanya dirancang untuk memastikan keadilan distribusi bantuan, dalam praktiknya justru menjelma menjadi jurang birokrasi yang menakutkan. Di tingkat akar rumput, pergeseran angka desil dari kelompok terbawah ke strata yang lebih tinggi kerap berlaku seperti ketukan palu hakim, yang mencabut hak-hak dasar warga negara tanpa proses pengujian yang adil. Desil menjadi "hantu" yang membayangi dan menakutkan bagi masyarakat pra-sejahtera. Kasus yang menimpa pasangan lansia Mbah Dayat (77) dan Mbah Darmi (63), warga Dukuh Kayunan Barat, Desa Kayugeritan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi cermin paling telanjang dari paradoks tersebut. Pasangan ini h...

Sindrom Raja Midas

Gambar
Oleh: Temu Sutrisno   I Di atas tanah yang memar oleh jejak sepatu, sebuah adagium lama kembali mengeja diri: Salus populi suprema lex esto. Dua ribu tahun lalu, Cicero telah membisikkan hukum itu dari podium Roma, menautkan keselamatan rakyat sebagai tampuk tertinggi kemuliaan. Namun di sini, di bawah terik matahari Republik, suara rakyat kerap menjelma riak yang hendak diredam. Investasi datang mengetuk pintu-pintu desa, membawa janji kesejahteraan yang dikemas angka-angka. Tapi tak ada investasi senilai nyawa, tak boleh ada derap pembangunan yang didirikan di atas makam air mata. Ketika perbedaan pendapat dijawab desing peluru dan kepulan asap, demokrasi tertunduk, meratapi musyawarah yang terlipat rapi dalam sejarah.   II Pemerintah dan para saudagar berdiri di atas podium yang sama, menakar kemakmuran hanya dari kilau tambang dan tumpukan rupiah. Mereka lupa, kesejahteraan bukan sekadar penguasaan atas tanah dan sungai, bukan sekada...