Kembalikan Senyum Ibu Pertiwi

Oleh: Temu Sutrisno 

Tercurah air mata ibu pertiwi

Remuk redam negeri

Hancur karena anak sendiri

Korupsi seperti wabah tiada henti


Rakus harta membutakan mata

Janji manis tinggal cerita

Rakyat kecil makin menderita

Tenggelam dalam jerat duka


Sumpah pengabdian cuma hiasan

Di balik jas penuh kemewahan

Mereka merampas tanpa kasihan

Menjual keadilan demi jabatan


Hukum terkadang tumpul di atas

Bisa dibeli dengan emas

Sementara jelata terjerat cemas

Melihat kebenaran kian tertindas


Kemana nurani para pemimpin?

Harapan rakyat kini terasing 

Mengais rezeki bak menjaring angin

Melihat penguasa berpesta bersanding dingin


Lahan subur berganti nestapa

Jerit kelaparan di mana-mana

Harta negara habis disapa

Oleh jemari bermulut bisa


Tidakkah terpikir masa depan?

Anak cucu menanggung beban

Di tanah kaya bernasib malang

Karena keserakahan yang tak berpalang


Namun asa tak boleh padam

Meski jeritan menjurang dalam

Kini saatnya nurani membakar kelam

Menolak tunduk pada gelap malam


Bangkitlah wahai pemuda bangsa

Tegakkan keadilan setinggi angkasa

Jangan biarkan mereka berkuasa

Merusak bumi nusantara


Kembalikan senyum ibu pertiwi

Sembuhkan luka di dada negeri

Bersihkan jiwa, teguhkan janji

Hancurkan korupsi sampai ke akar bumi.



Tana Kaili, 1 Agustus 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pitutur Luhur: Gemi, Nastiti, Ngati-ati

Cinta di Antara Angkara

Ombo; Kearifan Lokal Masyarakat Kaili Melestarikan Alam