Postingan

Pasha Pendekatan dengan Semua Partai

Gambar
PALU, MERCUSUAR- Sigit Purnomo Said terus menggalang kekuatan untuk memuluskan niatnya menjadi calon Walikota Palu tahun depan. Pasha-sapaan akrab Sigit, mengaku akan melakukan pendekatan dengan semua partai politik tanpa ada batasan. “Prinsipnya kami akan menjaring kekuatan dengan parpol manapun. Tidak ada batasan untuk melakukan komunikasi kedepan,” ujar Sigit bersama tim 8 SPS, saat bersilaturahmi ke redaksi Mercusuar, Senin (24/11/2014). Sigit mengaku bahwa dirinya sedang melakukan penjajakan dengan sejumlah parpol. Sejauh ini kata dia, respon yang diberikan parpol sangat positif bahkan ada petinggi Parpol yang terang-terangan memintanya maju sebagai Walikota. “Alhamdulilah semua parpol memberikan lampu hijau. Teman-teman di Palu juga terus bekerja menggalang kekuatan. Tim juga akan melakukan komunikasi dengan pengurus parpol di Palu,” katanya. Pada kesempatan itu, Sigit juga memberikan apresiasi kepada Harian Mercusuar yang dinilainya konsen dalam pemberitaan politik bahkan me...

SBSI Seleksi Pemimpin Pro Rakyat

Gambar
PALU, MERCUSUAR-Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) bertekad mendorong proses demokratisasi yang melahirkan pemimpin pro rakyat. Menghadapi Pilkada serentak di beberapa daerah, SBSI akan terlibat aktif mencari dan menyeleksi figur-figur yang dinilai pro rakyat dan memerhatikan nasib kaum buruh. Penegasan itu disampaikan Ketua Umum DPP SBSI Muchtar Pakpahan, disela-sela kunjungannya ke Pengurus Wilayah SBSI Sulteng. “Dalam rangka revolusi mental, untuk Pilkada baik gubernur Sulteng maupun bupati dan walikota kita cari calon yang independen, pro rakyat, pro buruh dengan biaya yang tidak mahal,” kata Muchtar didampingi Ketua Wilayah SBSI Sulteng, Henry Hutabarat, Senin (24/11/2014). SBSI kata Muchtar akan turun langsung menggalang kekuatan rakyat dengan mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) dukungan terhadap calon yang dimaksud. Selain itu, SBSI akan menjadi juru kampanye figur yang dinilai pro rakyat. “Figur itu bisa dari dalam SBSI, bisa dari luar. Jika ada dari luar yang lebih...

PKB Sulteng Dorong Kader Maju Pilkada

Gambar
PALU, MERCUSUAR-Ketua DPW PKB Sulteng, H. Zainal Daud, mendorong kadernya maju dalam Pilkada di tujuh kabupaten/kota se Sulteng yang akan digelar tahun 2015. Dalam sambutan pembukaan Silaturrahim dan Diklat Peningkatan kapasitas anggota DPRD PKB se Sulteng, Sabtu malam (22/11/2014) di Palu, Zainal menyatakan penting bagi kader PKB menjadi pimpinan daerah. Tanpa memegang kendali daerah, pada Pemilu April 2014, perolehan kursi PKB se Sulteng naik sebesar 120 persen dibanding Pemilu 2009. Pada Pemilu 2009, PKB hanya mendapatkan 11 kursi untuk kabupaten/kota dan satu untuk DPRD Provinsi. Pemilu 2014 PKB berhasil mendulang 29 kursi untuk DPRD kabupaten/kota dan tiga kursi untuk DPRD Provinsi. “Saat ini PKB di Sulteng memiliki dua puluh sembilan anggota DPRD kabupaten/kota dan tiga di provinsi. Di dua kabupaten yakni Morowali Utara dan Buol, kader PKB berhasil menjadi pimpinan DPRD dengan posisi wakil ketua. Jika ada kader PKB bisa jadi kepala daerah, saya yakin PKB kedepan akan semakin be...

Tanah untuk Rakyat; Reforma Agraria ala Rudi-Koloi

Dua tahun lalu, tepatnya 10 Oktober 2012 pasangan Bupati dan Wakil Bupati Buol dr. H. Amirudin Rauf, SpOG, MSi dan DR.Ir. Syamsudin Koloi, MS dilantik. Kedua putra terbaik Buol itu bersumpah akan menjalankan pemerintahan dengan sebaik-baiknya untuk kemakmuran rakyat berdasarkan UUD 1945, Pancasila dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Masyarakat Buol masih ingat, Dokter Rudi dan Doktor Koloi (panggilan akrab keduanya) saat kampanye mengusung visi perubahan dengan lima belas program unggulan. Walhasil pasangan tersebut meraih suara terbanyak dalam Pemilukada Buol, dengan total perolehan suara mencapai 36.468, atau 49,35 persen dari total suara sah pemilih 73.900 suara. Banyak harapan masyarakat Buol yang disandarkan pada kepemimpinan baru tersebut. Berbagai pekerjaan rumah telah menanti untuk diselesaikan keduanya dalam lima tahun pemerintahan. Pemberantasan korupsi, penuntasan kasus Ramadan berdarah, reformasi birokrasi, pembenahan tata kelola keuangan daerah, pembenahan fas...

DOA UNTUK ANAK-ANAKKU

Gambar
Perkembangan ananda Rafa Muhammad Pranaya memasuki usia enam bulan. Plus Aryo dan Priyo. Doa untuk anak-anakku: اَللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَوْلَادِي وَلَا تَضُرَّهُمْ وَوَفِّقْهُمْ لِطَاعَتِكَ وَارْزُقْنِي بِرَّهُمْ ”Ya Allah berilah barokah untuk hamba pada anak-anak hamba, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, berilah mereka taufik untuk taat kepadaMu dan karuniakanlah hamba rejeki berupa bakti mereka“. رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاَةِ وَمِن ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاء “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40) رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَام “Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada kami, isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan: 74)

JELANG AKHIR ANGGARAN, Kontrak Proyek Baru Terbit

Gambar
PALU, MERCUSUAR-Gubernur Sulteng Longki Djanggola diharapkan segera melakukan evaluasi terhadap jalannya APBD 2014. Desakan itu disampaikan anggota Komisi III DPRD Sulteng, Suprapto Dg Situru, usai melakukan kunjungan kerja ke daerah. “Ada proyek yang saat ini baru mulai pekerjaannya, padahal ini sudah mendekati akhir tahun anggaran. Kalau ini dipaksakan, saya yakin kualitas pekerjaan tidak seperti yang diharapkan,” kata Prapto, Rabu (19/11/2019). Malah Prapto mendapatkan informasi, ada pekerjaan yang kontrak kerjanya baru keluar pekan lalu. “Sekira sepuluh hari lalu baru keluar kontrak kerjanya. Ada apa ini? Padahal pekerjaan itu dibiayai dari APBD 2014, APBD murni. Bukan APBD Perubahan. Ini yang menurut saya harus dievaluasi,” lanjut Prapto. Saat ditanyakan proyek apa saja yang disinyalir terlambat, Prapto tidak membeberkannya secara rinci. Prapto hanya menyebut salahsatunya di Dinas Cipta Karya. “Saya baru datang dari Touna melakukan kunjungan kerja. Ada pekerjaan yang baru diukur...

Donggala Kekurangan Dokter

Gambar
PALU, MERCUSUAR-Kabupaten Donggala kekurangan dokter. Permasalahan itu dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Donggala, Anita B Nurdin pada anggota DPRD Sulteng yang melakukan komunikasi dan koordinasi di Donggala. Anggota DPRD Sulteng dari Fraksi PAN, Rusli Dg Palabbi, mengungkapkan Pemkab Donggala meminta Pemprov membantu kebutuhan dokter di daerahnya. “Menurut Kadis Kesehatan Donggala saat pertemuan dengan kami, saat ini satu dokter di Donggala melayani sembilan ribu lima ratus masyarakat. Rasio ini terlalu besar. Olehnya Pemprov diharapkan bisa membantu permasalahan ini, sehingga pelayanan kesehatan di Donggala bisa dioptimalkan,” kata Rusli, Rabu (19/11/2014). Selain kekurangan dokter yang harus ditempatkan di seluruh wilayah Donggala, kabupaten tertua di Sulteng itu juga kekurangan dokter spesialis di RSU Kabelota. Kurangnya dokter spesialis, pada akhirnya berdampak pada pelayanan kesehatan di rumah sakit itu. “Ada beberapa penyakit atau layanan kesehatan yang seharusnya bisa dilaku...