Lawan Ketidakadilan


Oleh: Temu Sutrisno 





Rakyat marah

Sungguh 

Rakyat marah

Kalian diberi amanah

Kalian bersikap layaknya bedebah

Kalian lambungkan pajak

Saat ekonomi tersedak

Kalian bebankan pendapatan pada rakyat seperti penjajah

Untuk memenuhi nafsu kalian yang serakah


Rakyat marah

Saat lapar tanpa pangan

Saat derita kian memanjang

Saat pekerjaan tak ada dalam genggaman

Kalian berjoget kegirangan

Menampar wajah mereka yang menyuapi kalian dengan tangan ringkih gemetar

Kalian lecehkan pemberi suara yang mengantar kalian ke kursi kekuasaan


Rakyat marah

Saat koin terakhir dicongkel dari celengan

Kalian malah ngotot minta naik tunjangan

Segala peringatan kalian bilang ketololan


Hai kalian para pelacur kekuasaan

Hai kalian para pezina kemewahan 

Hai kalian yang buta tuli tanpa perasaan 

Moralitas siapa yang kalian omongkan

Ajaran agama apa yang kalian agungkan

Adat budaya mana yang kalian praktikkan 

Tingkahmu

Mulutmu

Merobek rasa keadilan 


Rakyat marah

Menggelora

Menerjang ketimpangan 

Rakyat marah

Bergelombang

Menuntut kesejahteraan

Jika kalian tetap diam

Mengurung diri dalam sangkar kemewahan

Berdiri sombong di atas monumen keserakahan

Jangan salahkan rakyat 

Bergandengan tangan

Merubuhkan ketidakadilan 

Merajut asa

Negara sejahtera tanpa kasta. ***


Jakarta, 28 Agustus 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cinta di Antara Angkara

Dewi Themis Menangis

Kedudukan DPRD Menurut UU Nomor 23 Tahun 2014